Selasa, 04 September 2012
Wireless Router Proxy
Tutorial Cara Setting Mikrotik, Tutorial Cara Setting Wireless,Cara setting Squid,Cara Setting Proxy,Cara Setting Router
Jasa Setting Online (Via Remote) Mikrotik Load Balancing +Routing Mark+Squid Proxy Lusca High Peforma
Load balancing adalah sebuah tekhnik jaringan dengan metodologi untuk mendistribusikan beban kerja di beberapa koneksi untuk mencapai pemanfaatan sumber...........
Selengkapnya
Jasa Setting Online (Via Remote) Wireless Point To Point
Point To Point Wireless adalah Koneksi komunikasi antara dua titik,dimana satu host terhubung dengan satu client dan apa yang di katakan salah satu pemanggil....
Selengkapnya
Jasa Setting Online (Via Remote) Wireless Point To Multipoint
Point To Multipoint Wireless adalah Koneksi komunikasi antara satu Access point dengan Banyak Client,dimana satu host terhubung dengan lebih dari dua client...
Selengkapnya
Jasa Setting Online (Via Remote) Load Balancing Wireless Mikrotik
Load balancing adalah sebuah tekhnik jaringan dengan metodologi untuk mendistribusikan beban kerja di beberapa koneksi tuk mencapai pemanfaatan sumber daya yg.....
Selengkapnya
Jasa Setting Online (Via Remote) Wireless Repeater
Wireless Repeater adalah Pemancar yang meneruskan signal Wireless Access Point ke penerima signal, yang di sebabkan oleh signal lemah atau hambatan....
Selengkapnya
Jasa Setting Online (Via Remote) Wireless Mikrotik+Hotspot+Voucher
Mikrotik Hotspot Voucher adalah Layanan Internet tanpa kabel dengan menggunakan Mikrotik dan design login Page untuk client....
Selengkapnya
Jasa Rakit dan Setting Pc Box Mikrotik
Pc Box Mikrotik adalah wireless mikrotik yang terbuat dari komputer.
Selengkapnya
Jasa Setting Online (Via Remote) Mikrotik Routerboard
Mikrotik Routerboard adalah sebuah perangkat untuk me routing membagi protocol ke client,termasuk pengaturan firewall ke client.
Selengkapnya
Jasa Setting Online (Via Remote) Mikrotik Load Balancing
Load balancing adalah sebuah tekhnik jaringan dengan metodologi untuk mendistribusikan beban kerja di beberapa koneksi untuk mencapai pemanfaatan sumber .....
Selengkapnya
Jasa Setting Online (Via Remote) Mikrotik Routing Mark
Mikrotik Routing Mark Memisahkan 2 koneksi atau lebih berdasarkan port atau alamat sesuai kebutuhan.....
Selengkapnya
Jasa Setting Online (Via Remote) Mikrotik Load Balancing + Routing Mark
Load balancing adalah sebuah tekhnik jaringan dengan metodologi untuk mendistribusikan beban kerja di beberapa koneksi untuk mencapai pemanfaatan sumber.......
Selengkapnya
Jasa Setting Online (Via Remote) Load balancing Mikrotik + Hotspot+Radius+Voucher
-Load balancing adalah sebuah tekhnik jaringan dengan metodologi untuk mendistribusikan beban kerja di beberapa koneksi untuk mencapai pemanfaatan sumber daya...
Selengkapnya
Jasa Setting Online (Via Remote Load Balancing Mikrotik+Routing Mark+Mikrotik Hotspot+Radius+Voucher
Load balancing adalah sebuah tekhnik jaringan dengan metodologi untuk mendistribusikan beban kerja di beberapa koneksi untuk mencapai pemanfaatan sumber....
Selengkapnya
Jasa Setting Online (Via Remote) Mikrotik Squid Proxy Lusca High Peforma
Mikrotik Routerboard adalah sebuah perangkat untuk me routing membagi protocol ke client,termasuk pengaturan firewall ke client. Proxy Server adalah ...
Selengkapnya
Jasa Setting Online (Via Remote) Load Balancing Mikrotik + Squid Proxy Lusca High Peforma
Load balancing adalah sebuah tekhnik jaringan dengan metodologi untuk mendistribusikan beban kerja di beberapa koneksi untuk mencapai pemanfaatan sumber.......
Selengkapnya
Jasa Setting Online (Via Remote) Mikrotik Routing Mark+Squid Proxy Lusca High Peforma
Mikrotik Routing Mark Memisahkan 2 koneksi atau lebih berdasarkan port atau alamat sesuai kebutuhan.Proxy Server adalah sebuah server .....
Selengkapnya
Jasa Setting Online (Via Remote) Mikrotik Load Balancing +Routing Mark+Squid Proxy Lusca High Peforma
Load balancing adalah sebuah tekhnik jaringan dengan metodologi untuk mendistribusikan beban kerja di beberapa koneksi untuk mencapai pemanfaatan sumber...........
Selengkapnya
Jasa Setting Online (Via Remote) Wireless Point To Point
Point To Point Wireless adalah Koneksi komunikasi antara dua titik,dimana satu host terhubung dengan satu client dan apa yang di katakan salah satu pemanggil....
Selengkapnya
><
Home
TUTORIAL
Wireless
Mikrotik
Ubuntu
IpCop/SmoothWall
ClearOs/ClarkConnect
DLL
Trouble Shooting
Video
Download Area
Jasa Setting
Wireless
Router
Proxy
DLL
Cara Setting Wireless Mikrotik Client Sekaligus Dijadikan Router
Jika anda mempunyai Wireless Mikrotik,anda tidak perlu beli Routerboard lagi,cukup dengan Wireless Mikrotik itu sendiri sekaligus di jadikan Router,begini caranya:
Remote Mikrotik anda dengan Winbox,download Winbox ((DI SINI))
Dihalaman uama winbox pilih “Interface” kemudian double klik “ether1” kemudian di tab “General” kemudian beri namanya “local”,seperti gambar di bawah ini:
Selanjutnya masih di halaman “Interface” double klik “wlan1” kemudian di tab “General” beri nama “wan” seperti gambar di bawah ini:
Berikutnya di samping tab “General” klik “Wireless” kemudian sesuaikan isinya dengan gambar di bawah ini kecuali “Radio Name” itu terserah anda
--Untuk menampilkan “Radio Name” klik “Advanced Mode” posisinya paling bawah di bawah “Ok”di bawah “Reset Configuration”,seperti gambar di bawah ini:
Selanjutnya masih di menu “wan” sekarang klik “scan” posisinya berada di bawah “Ok” dan “Torch” kemudian pilih Access Point yang anda ingin hubung dengan Wireless Mikrotik anda,seperti gambar di bawah ini:
Selanjutnya klik “connect” kemudian klik “close” seperti gambar di bawah ini:
Dimenu “Interface” “wan” pastikan “SSID” nya telah tercatat nama Access Point yang ingin anda hubungkan tersebut,seperti gambar di bawah ini:
Anda lihat “Mode:station” ubah menjadi “Mode:station wds” seperti gambar di bawah ini:
Selanjutnya kembali ke menu “Interface List” kemudian klik kanan “wan” dan pilih “Enable”,seperti gambar di bawah ini:
Di halaman utama Winbox pilih “New Terminal” kemudian ketik masukkan ip address untuk “wan” yaitu ip address yang terhubung internet dari Access Point yang telah anda koneksi kan tadi,di bawah ini hanya ip address contohnya asja,perintahnya:
/ip address add address=192.168.0.5 netmask=255.255.255.0 interface=wan
Masukkan gateway yang terhubung ke internet dari Access Point yang telah anda koneksi kan tadi,di bawah ini hanya gateway contohnya saja,perintahnya:
/ip route add gateway=192.168.0.1
Kemudian masukkan ip address local,yaitu ip address untuk local anda,misalkan ip address yang akan di masukkan 192.168.88.1 berarti di computer anda nantinya masukkan ip addressnya 192.168.88.2 dan seterusnya sampai 192.168.88.254,dan gatewaynya 192.168.88.1,ini hanya ip address contohnya saja,anda bisa masukkan ip address yang lain,perintahnya:
/ip address add address=192.168.88.1 netmask=255.255.255.0 interface=local
Selanjutnya masukkan DNS nya,yaitu dns yang dari Access Point yang telah anda koneksikan tadi,ini di bawah hanya DNS contohnya saja,perintahnya:
/ip dns set servers=203.130.208.18,203.130.193.74 allow-remote-requests=yes
Kemudian buat NAT,gunanya supaya ip address 192.168.88.2 sampai 192.168.88.254 bisa browsing,perintahnya:
/ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=wan action=masquerade
Hasilnya seperti gambar di bawah ini:
Masih di “New Terminal”,untuk memastikan sudah terhubung ke Access Point tes ping,ini di bawah hanya ip contohnya saja,sekarang ketik perintah:
ping 192.168.0.1
jika reply berarti sudah terhubung,seperti gambar di bawah ini:
Masih di “New Terminal”,untuk memastikan Wireless Mikrotik anda telah konek ke internet,perintahnya:
ping yahoo.com
jika reply berarti udah konek ke internet,seperti gambar di bawah ini:
Sekarang di computer atau laptop/notebook anda ganti ip addressnya yaitu lanjutan dari ip local yang telah di buat di mikrotik tadi,misalkan anda tadi buat ip localnya 192.168.88.1 berarti masukkan di computer atau laptop/notebook anda 192.168.88.2 gatewaynya 192.168.88.1 dan DNS nya,ini hanya ip address contohnya saja,seperti gambar di bawah ini:
Di widows konputer atau laptop/notebook anda pilih “run” kemudian ketik perintah:
ping yahoo.com
jika reply berarti udah konek ke internet,seperti gambar di bawah ini:
Sekarang tes Browsing,buka google.com seperti gambar di bawah ini:
Udah bisa buka google berarti udah konek ke internet, Cara Setting Wireless Mikrotik Client Sekaligus Dijadikan Router sudah selesai
Selamat Mencoba---
Selasa, 13 Maret 2012
Membuat Router Server Berbasis Linux Slackware
Membuat Router Server Berbasis Linux Slackware
Posted by chindy on February 20, 2009 • Leave a Comment
Pada artikel kali ini saya mencoba untuk menulis bagaimana membuat sebuah pc router berbasis slackware, Jika kita mempunyai beberapa komputer yang saling terhubung lewat jaringan (ethernet misalnya), kita dapat menggunakan Slackware sebagai pintu gerbang (router/gateway) untuk menyambungkan semua komputer ke internet.
Router dan gateway sendiri sebenarnya secara teori mempunyai filosofi arti yang berbeda, gateway sebenarnya mengacu pada alat yang difungsikan untuk menjembatani dua buah jaringan yang mempunyai topologi berbeda, berbeda subnet, dsb, sedangkan router untuk mengatur pengalamatan paket-paket data dalam jaringan yang berbeda sehingga komunikasi dapat terlaksana.
Akan tetapi dalam kenyataan sehari-hari, router dan gateway seringkali hanya ditangani oleh sebuah alat saja. Hal inilah yang menyebabkan router selalu diidentikkan dengan gateway, demikian pula sebaliknya.
Router banyak didistribusikan dalam bentuk paket perangkat keras terpadu bermerek seperti Cisco, Huawe dan lain-lain dengan harga yang relatif mahal. Tetapi kita juga dapat membangun sebuah PC Router dengan biaya yang relatif murah menggunakan Slackware
NAT (Network Address Translation)
Misalkan, ada lima buah PC yang terhubung ke akses Internet, maka secara gamblang akan dibutuhkan juga paling tidak lima sambungan telepon untuk masing-masing PC tersebut. Tentunya pembiayaan untuk sambungan ini akan menjadi sangat mahal, bukan? Nah, disinilah fungsi NAT di perlukan. Dengan konsep NAT, hanya diperlukan satu buah sambungan telepon saja ke sebuah PC (PC dengan min. 2 buah NIC biasanya), kemudian empat PC yang lain dihubungkan ke switch. Kemudian switch dihubungkan dengan salah satu NIC (Network Internet Card) komputer yang terhubung dengan Internet. Dimana komputer tersebut difungsikan sebagai gateway dengan oleh mesin slackware yang terinstal didalamnya. NAT secara otomatis akan menterjemahkan alamat IP dari setiap komputer di jaringan lokal menjadi satu alamat IP publik. Gateway juga dapat berfungsi sebagai firewall yang melindungi client dari akses yang tidak diinginkan.
Konfigurasi mesin Slackware untuk Gateway
Sebelum membuat mesin slackware menjadi gateway dalam jaringan lokal yang kita miliki tentunya hal pertama yang perlu dilakukan adalah menginstall distro slackware pada komputer yang akan dijadikan gateway. untuk mengetahui bagaimana cara menginstal slackware dapat di lihat di artikel saya sebelum nya Di sini Ini juga berlaku untuk distro linux lainya, tinggal menyesuaikan saja konfigurasi yang ada sesuai distronya, Disini saya menggunakan Slackware 12
Jika kita sudah memiliki mesin slackware yang akan dijadikan Gateway, pertama-tama kita pastikan terlebih dulu apakan ethernet yang terpasang pada mesin slackware sudah up apa belum ? (Untuk keperluan Gateway, membutuhkan min. 2 NIC. Tergantung jumlah network yang akan kita hubungkan). Diasumsikan NIC pertama terhubung ke ISP tempat kita berlangganan akses internet dan NIC kedua terhubung ke jaringan lokal milik kita. Untuk mengecek keadaan ethernet, bisa dilakukan dengan perintah “ifconfig”.
root@darkstar:~# ifconfig
eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:5F:FF:FF
inet addr:10.10.1.2 Bcast:10.10.1.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::20c:29ff:fe5f:ffff/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:72 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:43 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:7380 (7.2 KiB) TX bytes:6633 (6.4 KiB)
Interrupt:17 Base address:0×1080
eth1 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:5F:FF:09
inet addr:192.168.1.1 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::20c:29ff:fe5f:ff09/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:6 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:468 (468.0 b)
Interrupt:18 Base address:0×1400
lo Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
RX packets:10 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:10 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:664 (664.0 b) TX bytes:664 (664.0 b)
Apabila ada output seperti diatas berarti ethernet kita sudah terdeteksin dengan baik oleh kernel dan keduanya dalam keadaan up / aktif. Tingal sesuaikan IP Addressnya dengan network yang kita miliki. Tetapi jika dalam keadanya kita mengeksekusi perintah ifconfig tadi di atas hanya keluar output berupa :
root@darkstar:~# ifconfig
lo Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
RX packets:10 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:10 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:664 (664.0 b) TX bytes:664 (664.0 b)
Maka ada 2 kemungkinan apakah ethernet kita belum up atau tidak dikenali oleh kernel slackware ? Untuk memastikan apakan ethernet kita dikenali oleh kernel bisa dilakukan cek menggunakan perintah :
root@darkstar:~# dmesg | grep eth
eth0: registered as PCnet/PCI II 79C970A
eth1: registered as PCnet/PCI II 79C970A
eth0: no IPv6 routers present
eth1: no IPv6 routers present
Terlihat bahwa eth0 dan eth1 terdeteksi oleh kernel, maka selankutnya kita tinggal meng-up-kan ethernet agar dapat di gunakan dengan perintah :
root@darkstar:~# ifconfing eth0 up
root@darkstar:~# ifconfing eth1 up
Selanjutnya mengkonfigurasi IP Address pada masing-masing NIC sesuai dengan konfigurasi jaringan kita. Untuk mengkonfigurasi alamat IP pada mesing slackware dapat dengan kita lakukan dengan mengedit file rc.inet1.conf yang berada pada /etc/rc.d/ .
root@darkstar:~# vi /etc/rc.d/rc.inet1.conf
# =============================
# Config information for eth0:
IPADDR[0]=”202.83.xxx.xxx”
NETMASK[0]=”255.255.255.0?
USE_DHCP[0]=””
DHCP_HOSTNAME[0]=””
# Config information for eth1:
IPADDR[1]=”192.168.1.xxx”
NETMASK[1]=”255.255.255.0?
USE_DHCP[1]=””
DHCP_HOSTNAME[1]=””
# Default gateway IP address:
GATEWAY=”202.83.xxx.xxx”
Sampai sini kita sudah mengkonfigurasi alamat IP pada masing-masing NIC, disini (xxx) merupakan IP kita (jadi sesuaikan sendiri yach Smile) Selanjutnya kita memasukan konfigurasi DNS dari ISP kita ke mesin slackware dengan mengedit file resolv.conf yang ada pada /etc .
root@darkstar:~# vi /etc/resolv.conf
search xborneo.org
nameserver 219.155.xxx.xxx
nameserver 202.134.xxx.xxx
Terakhir yang perlu kita lakukan adalah membuat NAT dari alamat-alamat jaringan lokal kita ke alamat IP public milik ISP langganan. Jadi nantinya semua package yang berasal dari jaringan lokal kita akan di translasikan ke alamat ip yang valid di internet (IP Public ISP). Ini juga merupakan salah satu cara untuk mensiasati semakin terbatasnya IPv4 di internet.
root@darkstar:~# echo “iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.1.0/24 -d 0/0 -j SNAT –to 202.83.xxx.xxx” >> /etc/rc.d/rc.local
Nah pada line diatas kita memasukan rule dengan perintah iptables dan menyimpannya pada file rc.local yang berada pada /etc/rc.d yang nantinya akan selalu di eksekusi setiap kali mesin slackware booting. Disini -s 192.168.1.0/24 merupakan network jaringan lokal milik kita dan 202.83.xxx.xxx adalah alamat IP Public yang diberikan ISP langganan kita.
Oke, selesai sudah semua yang perlu kita lakukan untuk mesih gateway kita. Langkah terakhir adalah me-reboot ulang mesin slackware kita untuk menghubungkan jaringan lokal kita ke internet
Posted by chindy on February 20, 2009 • Leave a Comment
Pada artikel kali ini saya mencoba untuk menulis bagaimana membuat sebuah pc router berbasis slackware, Jika kita mempunyai beberapa komputer yang saling terhubung lewat jaringan (ethernet misalnya), kita dapat menggunakan Slackware sebagai pintu gerbang (router/gateway) untuk menyambungkan semua komputer ke internet.
Router dan gateway sendiri sebenarnya secara teori mempunyai filosofi arti yang berbeda, gateway sebenarnya mengacu pada alat yang difungsikan untuk menjembatani dua buah jaringan yang mempunyai topologi berbeda, berbeda subnet, dsb, sedangkan router untuk mengatur pengalamatan paket-paket data dalam jaringan yang berbeda sehingga komunikasi dapat terlaksana.
Akan tetapi dalam kenyataan sehari-hari, router dan gateway seringkali hanya ditangani oleh sebuah alat saja. Hal inilah yang menyebabkan router selalu diidentikkan dengan gateway, demikian pula sebaliknya.
Router banyak didistribusikan dalam bentuk paket perangkat keras terpadu bermerek seperti Cisco, Huawe dan lain-lain dengan harga yang relatif mahal. Tetapi kita juga dapat membangun sebuah PC Router dengan biaya yang relatif murah menggunakan Slackware
NAT (Network Address Translation)
Misalkan, ada lima buah PC yang terhubung ke akses Internet, maka secara gamblang akan dibutuhkan juga paling tidak lima sambungan telepon untuk masing-masing PC tersebut. Tentunya pembiayaan untuk sambungan ini akan menjadi sangat mahal, bukan? Nah, disinilah fungsi NAT di perlukan. Dengan konsep NAT, hanya diperlukan satu buah sambungan telepon saja ke sebuah PC (PC dengan min. 2 buah NIC biasanya), kemudian empat PC yang lain dihubungkan ke switch. Kemudian switch dihubungkan dengan salah satu NIC (Network Internet Card) komputer yang terhubung dengan Internet. Dimana komputer tersebut difungsikan sebagai gateway dengan oleh mesin slackware yang terinstal didalamnya. NAT secara otomatis akan menterjemahkan alamat IP dari setiap komputer di jaringan lokal menjadi satu alamat IP publik. Gateway juga dapat berfungsi sebagai firewall yang melindungi client dari akses yang tidak diinginkan.
Konfigurasi mesin Slackware untuk Gateway
Sebelum membuat mesin slackware menjadi gateway dalam jaringan lokal yang kita miliki tentunya hal pertama yang perlu dilakukan adalah menginstall distro slackware pada komputer yang akan dijadikan gateway. untuk mengetahui bagaimana cara menginstal slackware dapat di lihat di artikel saya sebelum nya Di sini Ini juga berlaku untuk distro linux lainya, tinggal menyesuaikan saja konfigurasi yang ada sesuai distronya, Disini saya menggunakan Slackware 12
Jika kita sudah memiliki mesin slackware yang akan dijadikan Gateway, pertama-tama kita pastikan terlebih dulu apakan ethernet yang terpasang pada mesin slackware sudah up apa belum ? (Untuk keperluan Gateway, membutuhkan min. 2 NIC. Tergantung jumlah network yang akan kita hubungkan). Diasumsikan NIC pertama terhubung ke ISP tempat kita berlangganan akses internet dan NIC kedua terhubung ke jaringan lokal milik kita. Untuk mengecek keadaan ethernet, bisa dilakukan dengan perintah “ifconfig”.
root@darkstar:~# ifconfig
eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:5F:FF:FF
inet addr:10.10.1.2 Bcast:10.10.1.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::20c:29ff:fe5f:ffff/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:72 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:43 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:7380 (7.2 KiB) TX bytes:6633 (6.4 KiB)
Interrupt:17 Base address:0×1080
eth1 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:5F:FF:09
inet addr:192.168.1.1 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0
inet6 addr: fe80::20c:29ff:fe5f:ff09/64 Scope:Link
UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1
RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:6 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:1000
RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:468 (468.0 b)
Interrupt:18 Base address:0×1400
lo Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
RX packets:10 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:10 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:664 (664.0 b) TX bytes:664 (664.0 b)
Apabila ada output seperti diatas berarti ethernet kita sudah terdeteksin dengan baik oleh kernel dan keduanya dalam keadaan up / aktif. Tingal sesuaikan IP Addressnya dengan network yang kita miliki. Tetapi jika dalam keadanya kita mengeksekusi perintah ifconfig tadi di atas hanya keluar output berupa :
root@darkstar:~# ifconfig
lo Link encap:Local Loopback
inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0
inet6 addr: ::1/128 Scope:Host
UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1
RX packets:10 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
TX packets:10 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
collisions:0 txqueuelen:0
RX bytes:664 (664.0 b) TX bytes:664 (664.0 b)
Maka ada 2 kemungkinan apakah ethernet kita belum up atau tidak dikenali oleh kernel slackware ? Untuk memastikan apakan ethernet kita dikenali oleh kernel bisa dilakukan cek menggunakan perintah :
root@darkstar:~# dmesg | grep eth
eth0: registered as PCnet/PCI II 79C970A
eth1: registered as PCnet/PCI II 79C970A
eth0: no IPv6 routers present
eth1: no IPv6 routers present
Terlihat bahwa eth0 dan eth1 terdeteksi oleh kernel, maka selankutnya kita tinggal meng-up-kan ethernet agar dapat di gunakan dengan perintah :
root@darkstar:~# ifconfing eth0 up
root@darkstar:~# ifconfing eth1 up
Selanjutnya mengkonfigurasi IP Address pada masing-masing NIC sesuai dengan konfigurasi jaringan kita. Untuk mengkonfigurasi alamat IP pada mesing slackware dapat dengan kita lakukan dengan mengedit file rc.inet1.conf yang berada pada /etc/rc.d/ .
root@darkstar:~# vi /etc/rc.d/rc.inet1.conf
# =============================
# Config information for eth0:
IPADDR[0]=”202.83.xxx.xxx”
NETMASK[0]=”255.255.255.0?
USE_DHCP[0]=””
DHCP_HOSTNAME[0]=””
# Config information for eth1:
IPADDR[1]=”192.168.1.xxx”
NETMASK[1]=”255.255.255.0?
USE_DHCP[1]=””
DHCP_HOSTNAME[1]=””
# Default gateway IP address:
GATEWAY=”202.83.xxx.xxx”
Sampai sini kita sudah mengkonfigurasi alamat IP pada masing-masing NIC, disini (xxx) merupakan IP kita (jadi sesuaikan sendiri yach Smile) Selanjutnya kita memasukan konfigurasi DNS dari ISP kita ke mesin slackware dengan mengedit file resolv.conf yang ada pada /etc .
root@darkstar:~# vi /etc/resolv.conf
search xborneo.org
nameserver 219.155.xxx.xxx
nameserver 202.134.xxx.xxx
Terakhir yang perlu kita lakukan adalah membuat NAT dari alamat-alamat jaringan lokal kita ke alamat IP public milik ISP langganan. Jadi nantinya semua package yang berasal dari jaringan lokal kita akan di translasikan ke alamat ip yang valid di internet (IP Public ISP). Ini juga merupakan salah satu cara untuk mensiasati semakin terbatasnya IPv4 di internet.
root@darkstar:~# echo “iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.1.0/24 -d 0/0 -j SNAT –to 202.83.xxx.xxx” >> /etc/rc.d/rc.local
Nah pada line diatas kita memasukan rule dengan perintah iptables dan menyimpannya pada file rc.local yang berada pada /etc/rc.d yang nantinya akan selalu di eksekusi setiap kali mesin slackware booting. Disini -s 192.168.1.0/24 merupakan network jaringan lokal milik kita dan 202.83.xxx.xxx adalah alamat IP Public yang diberikan ISP langganan kita.
Oke, selesai sudah semua yang perlu kita lakukan untuk mesih gateway kita. Langkah terakhir adalah me-reboot ulang mesin slackware kita untuk menghubungkan jaringan lokal kita ke internet
Langganan:
Postingan (Atom)